Beralih

Langkah pertama untuk mejadi lebih baik lagi memang sangatlah susah.

Menentukan pilihan saja tidak mudah. ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sendiri dan tidak ada orang yang tahu. Banyak yang cerita sedikit tapi tidak bisa lebih banyhak karena takut tidak jadi.

Juga tidak semua orang bisa memiliki pikiran yang sama dan sebanding. membandingkan diri dengan orang lain juga terkadang memotivasi sekaligus membuat diri menjadi hina

Banyak sekali cara untuk berubah, namun tidak ada yang pasti di dunia yang memang sebenarnya cuma ujian ini.

ada hal yang perlu diperbaiki, yaitu cara berpikir dan keyakinan yang menetap.
Entah sampai kapan keyakinan ini akan bertahan jika tidak ada dorongan dari insan lainnya sebagai penyempurna.

Benarkah kita ini menanggung kehidupan masing-masing. Orang lain hanya numpang lewat saja. Sampai kapanpun akan tetap menjadi diri sendiri. Walaupun penyokong sudah begitu banyak.

Mencari cerita juga saat ini bukanlah hal yang susah. Namun bergerak untuk melakukan hal lama tetapi konsisten sangatlah susah. KArena, bosan.

Keadaan

Setelah cukup lama mengalami masa pandemi ini, banyak orang yang ternyata tidak punya empati dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Mereka sepertinya terlalu sibuk untuk merencanakan dunianya sendiri daripada sibuk memikirkan sesama manusia. Baru manusia, belum yang lainnya.
Banyak hal yang seharusnya bisa dilakukan namun tertunda, namun masih banyak orang yang tidak kenal diam dan selalu bergerak tanpa mengenal teknologi. Selalu sibuk sendiri tanpa upaya memahami keadaan sekitar.
lain halnya dengan orang yang telah terkena dampak langsung, mereka mengira hal ini hanya urusan tentang bisnis manusia semata, sehingga luput bahwa kelyarga mereka sendiri yang telah terkena dampaknya. Mereka bukannya belajar hal baru, malah meneruskan hal lama dengan berbagai alasan.
Tidak hanya orang awam saja, orang yang memiliki kuasa juga tidak mau diam. Alih-alih mengurus pekerjaannya sebagai pejabat, mereka malah sibuk memperkaya diri dengan berbagai macam cara. Banyak hal yang mempermudah pekerjaan malah dibuat serumit mungkin untuk mendapatkan pemasukan yang tidak dibenarkan.
Mereka selalu saja menemukan cara untuk masuk neraka dan dikutuk orang lain daripada masuk pintu damai dan mendapatkan doa yang bermanfaat untuk mereka.

Bingung, adalah hal yang biasa untuk saat ini. Tidak ada lagi orang yang patut dijadikan panutan hidup. Banyak sejarah juga yang dibuat sedemikian rupah hanya untuk menjual karyanya.
Tidak ada lagi buku yang layak untuk dibaca dan dibagikan. Buku-buku itu hanya untuk dibaca dan diperbandingkan sebelum naik kehalayak ramai.
Semakin lama pandemi ini semakin banyak orang yang mencari sensasi di dunia maya. Banyak hal yang seharusnya dirahasiakan malah dibukan begitu saja. Namun hal yang harus dibuka seperti hilang ke samudra yang hilang.
Semua orang bingung mau dijadikan apa mereka. Masing-masing memiliki caranya sendiri untuk menjadi orang gila dalam artian yang sebenarnya. Tidak ada hal atau pekerjaan yang layak untuk ditampilkan di hadapan publik. Banyak orang hanya melihat sensasi yang berbeda dan unik serta penuh kebohongan.

KEjujuran saat ini menjadi hal yang sangat menakutkan. JIka kamu jujur kepada orang lain, mereka akan menganggap kamu gila. Mereka tidak akan mau berempati dengan apapun, apalagi kamu tidak punya akun media sosial.
kebihingan menjadi hal yang sangat dicari di dunia maya. Mereka membuat banyak konten yang berisi hal aneh demi mendapatkan koin. Semakin banyak hal yang bohong dinaikkan, semakin kaya juga mereka.

saat ini tidak ada hal patut dicontoh, semua hanya semu. tidak ada lagi manusia yang belajar karena mereka butuh. Mereka belajar hanya untuk koin dan mencapai gaya hidup mewah. PEndidikan yang mewah sudah berubah kondisi. Mewah dengan cara yang lain adalah pilihan terbaik saat ini.

Memulai

Dalam situasi saat ini, yang menjadi hal yang penting untuk dilakukan adalah menjadi intrivert yang sesungguhnya. Banyak hal yang harus ditunda, terutama untuk pertemuan dengan orang ramai.
Banyak juga hal yang seharusnya dilakukan, seperti membuat karya baru atau melatih skill baru yang tidak banyak membutuhkan keramaian. Namun satu hal yang menjadi penunda dalam semua kegiatan tersebut.

Yaitu, malas.

Cara yang aneh yang bisa dilakukan adalah dengan cara bertemu banyak orang untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi. Namun cara tersebut tidak bisa dilakukan untuk saat ini.
Cara lainnya adalah dengan belajar menjadi introvert. Terus saja berkarya tanpa peduli dengan banyaknya cacian. Semuanya memang butuh proses, dan tidak ada proses yang cepat.

Memahami diri sendiri saat ini justru jauh lebih baik daripada sibuk mengurus orang lain. Namun sayangnya semua hampir tidak bisa dilakukan karena teknologi yang begitu canggih.
Semua orang saat ini sibuk mempertontonkan hal yang tidak layak dipublikasi. Mereka hanya mencari sensasi tanpa peduli masa depan apa yang menanti.
Mereka sibuk menjadi orang yang disebut influencer dan lain sebagainya. Tujuannya katanya untuk menjadi orang kaya dan terkenal. Mereka seperti tidak sadar akan bahaya yang menanti masa depan generasi setelahnya.

Orangtua juga sibuk menyalahkan pendidikan orang lain dan cara orang lain dalam mendidik. PAdahal mereka tidak mengerti sama sekali tentang cara mendidik diri sendiri dan juga darah daging mereka.
Mereka sibuk mencari cara agar sekolah dibuka tanpa peduli kesehatan orang lain. MEreka hanya peduli ijazah seperti apa yang akan mereka dapatkan jika keadaan tersu berlangsung seperti ini.

Saling menyalahkan saat ini memang sudah hal yang sangat biasa. Tidak ada lain yang patut dijadikan pedoman. Semua orang sibuk mengurus orang lain tanpa melihat diri sendiri. KAca mereka hilang ataup bahkan tidak punya sama sekali.

BAnyak hal yang sepertinya sengaja mereka lewatkan dan selalu saja mencari sensasi. Sikap dan gaya hidup hedon saat ini sepertinya sangat murah. Mereka sudah lupa akan pentingnya kebutuhan primer dan mencari cara menjadi orang maya daripada menjadi manusia nyata.

Absen

Sudah sebulan lebih tidak menulis disini. Banyak hal yang mengganggu fokus dalam beberapa minggu ini. Tidak ada yang patut disalahkan kecuali diri sendiri. disiplin menulis menjadi terganggu dengan beberapa hal yang tidak tahu keberadaannya. Pekerjaan juga menjadi hal yang cukup merepotkan, dengan tidak imbangnya pekerjaan seorang junior dan senior adalah hal tidak aneh lagi dalam dunia orang dewasa. Selalu saja menganggap orang kecil menjadi orang yang pantas disuruh suruh tanpa adanya pemikiran lainnya bahwa yang kecil saat ini bisa menjadi besar dikemudian hari. Mereka selalu saja memupuk rasa yang tidak adil tersebut dari generasi ke generasi.

menjadi hal yang baik belum tentu baik bagi orang lain. banyak orang yang salah mengartikannya. Banyak sekali orang . namun fokus disini adalah dengan menulis. entah kenapa seperti susah sekali membuka laptop ini dan mencatat hal-hal yang patut dicatat dalam blog ini. ada banyak orang juga yang menggaggu dan tidak mengerti keadaan di masah pandemi ini. mereka sibuk dengan dunianya sendiri. namun lucunya, mereka mengajak orang lain untuk sibuk dengan dunianya. cukup hindari saja orang orang beracun seperti ini. tidak akan ad untungnya bagi Anda berkomunikasi dengan orang yang tidak memiliki rasa empati kepada ekosistem lainnya.

manusia ego

Dengan adanya virus ini cukup banyak mengubah kehidupan tiap manusia. Fokus disini memang manusia, karena manusialah yang sering kali merusak alam sekitarnya dengan alasan kebebasan dan berharap bisa hidup lebih baik lagi. Dengan terkurungnya banyak manusia untuk menghindari wabah ini, telah berdampak besar pada kehidupan ekosistem alam lainnya.

Namun, masih ada manujsia yang tidak tahu diri dan masih saja berkeliaran bagaikan orang gila.

Berjanji

Orang-orang entah kenapa sering sekali mengumbar janji. Seringkali tidak dipikirkan sama sekali. Mereka seperti berkata seperti tidak berbuat apa-apa. Terus saja seperti itu tanpa ada rasa bersalah. Mereka tidak tahu bahwa banyak orang yang merasa kecewa atas sebuah jawaban singkat yang serta merta terucap. Berbeda dengan orang yang berpikir sebelum berbicara. Mereka tidak lebih dari alat orang lain yang mudah untuk digunakan.Lanjutkan membaca “Berjanji”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai