Pencarian di google : Teori Perilaku Menyimpang

Konten tulisan di internet saat ini sudah sangat beraneka ragam. Tidak seperti 10 tahun yang lalu, biasanya konten yang ada di internet harus disaring terlebih dahulu atau memang dibuat oleh orang yang mampu dalam membuat konten tulisan di internet. Dulu, tidak sembarang orang bisa membuat blog (walaupun gratis). Sekarang ini, tulisan di internet sudah begitu luar biasa banyaknya, bahasa lainnya adalah semerawut.

Saya mencoba mencari kata kunci “teori Perilaku Menyimpang”, tentu saja ada banyak yang keluar langsung dari pencarian gugel. Namun setelah dilihat isinya, yang keluar adalah tulisan perilaku menyimpang yang beraneka ragam. Lanjutkan membaca “Pencarian di google : Teori Perilaku Menyimpang”

Menuju Normal Baru?

Terlintas, pertama kali mendengar kata ini seperti the new world order….

Tapi setelah dibaca lebih lanjut, ternyata kehidupan baru yang berdasarkan protokol kesehatan yang baik, seperti mencuci tangan dengan sabun, saling menjaga jarak, menjaga kesehatan diri, dan sebagainya.

Apa yang baru?Lanjutkan membaca “Menuju Normal Baru?”

Teori Anomi : teori berskala makro atau mikro?

Teori Anomi atau bahasa sederhanya adalah teori yang membahas tentang ketiadaan norma atau hukum atas sebab-sebab tertentu.

Dari banyaknya literatur yang dibaca, masih membingungkan, teori ini apakah bisa diterapkan untuk analisis pada individu atau hanya pada masyarakat?Lanjutkan membaca “Teori Anomi : teori berskala makro atau mikro?”

Bukan catatan harian

Masih bersama dengan status WFH. Dengan adanya wabah bersama ini, semoga masyarakat sadar akan artinya kebersihan dan menjaga jarak dengan siapapun, terutama orang yang tidak dikenal serta menjauhi keramaian. Bagi sebagian orang, terutama introvert, hal ini sebenarnya sudah biasa mereka lakukan. Bepergian ke tempat ramai hanya dilakukan jika memang ada perlunya, bukan sengaja ke tempat ramai hanya untuk cuci mata dan menghabiskan waktu.

Sebaiknya, keadaan ini dipahami dengan rasa bersyukur karena telah diberikan pencerahan melalui jalan yang tidak biasa. Mungkin ini salah satu cara paling efektif yang dilakukan agar manusia sadar akan eksistensi mereka jika tidak belajar lebih baik lagi dan bisa saja tergantikan. siapa yang kuat, dia yang akan menang…. mungkin peribahasa lama itu akan cocok dikaitkan dengan keadaan saat ini.

Sangat sulit menentukan wabah ini adalah hasil dari kerja manusia yang direncakanan, atau memang azab dari yang maha kuasa. Jika memang direncanakan, sebenarnya saya ingin belajar dari mereka yang sudah luar biasa membentuk ini. Jika ini teguran dari ALLAH SWT, semoga semua orang mendapatkan hidayah dan terus memperbaiki diri ke arah yang lebih baik dan positif lagi.

Semoga ini menjadi awal tulisan keseharian yang baik. Berlatih sedikit demi sedikit lebih baik. Tidak ada jalur instan. Saya percaya itu.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai