Hari ini terbayang tentang jahatnya dunia pendidikan di negeri ini. Pasalnya karena sistem pendidikan yang tidak mementingkan para pembelajar. Tidak juga menjadikan pendidik sebagai orang yang paling mengenal siswa. Semua sepertinya hanya berkisar antara sistem dan administrasi.
Arsip Penulis:umaruddin93
Perumahan
Sempat memikirkan tempat tinggal untuk selanjutnya. Menjadi orang yang lebih baik dan bisa belajar dengan leluasa. Tidak ada keraguan untuk segan dan atau menjadi orang yang pasif. Tapi, kemana akan perginya. Menjadi kedewasaan diri. Jika di tempat baru lebih ramai dari tempat lama. Juga tingkat kepo yang tinggi yang tidak disertai dengan kepedulian akan menghasilkanLanjutkan membaca “Perumahan”
Ingin Menjadi
Banyak yang bilang bahwa cita-cita itu harus digantungkan setinggi langit. Karena, biarpun jatuh, mereka akan tetap jatuh diantara bintang-bintang. Hahahah. Lucu sekali. Mungkin mereka tidak belajar apa itu tata surya. Langit itu hanya bagian luar dari bumi, sedangkan bintang berada jauh diluar bumi dan ukurannya lebih besar daripada bumi. Satu satu bintang yang selalu menerangiLanjutkan membaca “Ingin Menjadi”
Alasan
Selalu saja ada alasan yang diberikan untuk menghindari masalah. Walaupun sebenarnya banyak yang sudah menyadari bahwa akan ada masalah jika dilakukan. Tapi menjadi menarik jika rencana masalah itu dilakukan, ketika telah menjadi masalah, barulah mereka mencari alasan.
Rekrut
Terlintas saat ini pengalaman pada saat mengikuti perebutan abdi negara di salah satu kementerian di negeri ini. Awalnya terlihat biasa-biasa saja. Semua lancar layaknya perekrutan pegawai biasa. Namun, ada dinamika yang terjadi hanya dengan satu malam.
Yang baru disuruh
Mungkin hal ini sudah budaya, memerintah orang-orang baru. Mulai dari orang baru bicara, baru belajar ataupun baru bekerja. Semua pasti selalu disuruh-suruh. Alasan klasiknya adalah mengajarkan cara, tapi kok malah disuruh hal yang bukan pembelajaran untuk orang baru. Mereka hanya memanfaatkan orang yang tidak tahu.
Nepotisme secara umum
Bingung sekali rasanya melihat banyak sejarah yang melakukan nepotisme (sepertinya). Walau terkadang hal itu dilakukan karena permintaan sendiri ataupun karena *mungkin sudah takdirnya. Tapi rasanya, bingung sekali dalam menanggapi hal tersebut.