Mencoba untuk menjadi lebih baik memang tidak akan pernah mudah. Karena iblis telah berjanji untuk menyesatkan keturuan nabi Adam AS. Akan selalu ada hambatan atau bahkan kesenangan lainnya yang membuat manusia akan luput dari jalan yang lurus. Kenapa orang bisa tersesat di jalan lurus? karena mereka selalu dihasut oleh iblis dan keturunannya yang pada saat Adam diciptakan mereka tidak mau bersujud kepada manusia yang diciptakan dari tanah.
Dalam kesehariannya, manusia memang selalu saja diuji dengan rintangan dan kenikmatan yang sesaat. Bagi yang diuji dengan kesulitan, mereka biasanya akan selalu menyalahkan orang lain atas keadaan dirinya, selalu dipintah untuk dikasihani dan enggan untuk mengubah diri untuk sejahtera paling tidak untuk dirinya sendiri. Sedangkan yang diuji dengan kenikmatan, mereka selalu tersenyum bahkan bergembira tanpa memperhatikan keadaan sekitarnya. Mereka terkadang lupa bahwa sebagian harta yang dititipkan kepadanya seharusnya juga dititipkan dengan orang lain yang membutuhkan harta tersebut. Ketimpangan inilah yang membuat teori konflik dari max weber begitu terasa nyata di kehidupan sehari-hari.
Tanpa sadar di dunia manusia ini tercipta dua kelompok besar yang begitu timpang. Satu sisi adalah orang yang sepertinya tidak pernah berhenti bekerja hanya untuk menjadikannya sumber energi (makanan) dan di satu sisi lainnya orang yang dengan begitu bingungnya menghabiskan hartanya untuk kebutuhan dan kesenangan apa lagi. Banyak orang yang diberi ujian dengan kekurangan harta berharap bisa memiliki harta yang begitu banyak, sedangkan orang yang lahir dari golongan kaya berharap akan mendapatkan kebahagiaan yang tidak palsu atau abadi. Satu sisi iri melihat orang kaya dengan mobilnya dan satu sisi iri melihat orang miskin yang tertawa lepas dengan keadaan yang mungkin dianggap tidak layak untuk hidup.
Usaha di dunia memang harus membutuhkan ilmu dunia, namun usaha diakhirat harus membutuhkan ilmu langit yang bahkan manusia terkadang memiliki pertanyaan besar dengan hal itu. Opini dari masing-masing manusia tentunya sangat berbeda. Ada yang beranggapan bahwa orang kaya adalah takdir, sedangkan ada lagi yang beranggapan bahwa orang kaya adalah usaha.
Namun, yang saya percaya adalah usaha. Dengan berusaha orang-orang akan lebih bisa menghargai kemampuannya sendiri. Walaupun individu memang tidak bisa hidup sendiri. Namun paling tidak, individu telah diberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik setiap detiknya. Tergantung usaha untuk meraih hal positif atau negatif. Masing-masing ada di tangan manusia itu sendiri.