Tahun ini menjadi tahun liburan yang paling panjang. Banyak hal yang tertunta karena adanya satu virus yang mengacaukan dunia. Bukan hanya virusnya yang membandel, orang gila pun juga semakin parah dibuatnya. Orang-orang yang tidak mengerti akan adanya hari akhir dan menjadikan dirinya budak dunia. MEreka terus saja menyalahkan orang lain tanpa melihat diri sendiri. Selalu saja, mereka tidak mengerti bahwa banyak orang yang merana karena adanya serangan biologis, namun mereka masih tidak belajar.
Lucunya orang-orang gila tersebut justru berasal dari keluarga terpandang di masyarakat awam. Orang yang memiliki pendidikan formal yang selangit. Orang yang selalu saja berusaha untuk menjadi kaya, tapi untuk keluarganya saja. MEreka seperti tidak mengerti akan pentingnya kehidupan bersama atau mati bersama. Lagi-lagi karena mereka mungkin gila.
Di satu sisi mereka seperti malaikat yang memiliki mulut dan ucapan yang manis. Namun di banyak sisi mereka menghisap darah saudara sendiri. Secara terang-terangan mereka mengambil hak orang lain tanpa pandang bulu. Mereka sudah menderita, namun masih saja diperas dan dipermainkan. BAntuan ini itu hanya menjadi tameng untuk dirinya agar dikenal orang lain.
Sudahkah kita mengecap jahat orang tersebut. Jika tidak bisa bertindak, juga tak bisa menasihati. MEngutuk orang jahat itu hanya menjadi jalan terakhir. BUkan hanya diam. Tapi doakan saja mereka segera toabt, atau bisa saja segerakan saja kita ke surga.