Beberapa hari yang lalu sempat menjadi orang yang lain dari yang biasanya. Menjadi orang yang bekerja tanpa bekerja. Hanya menjadi orang yang diam dan keliling-keliling memantau situasi disekitar. Ya, menjadi cctv bernapas.Tidak ada masalah sama sekali sebenarnya dalam hal penjagaan ini. Untungnya saja tidak ada orang ramai yang suka tanya-tanya kehidupan pribadi orang lain. Hanya diam dan membaca situasi dan ebook menjadi hal yang cukup menyenangkan. Tidur. Sudah lama waktu matahari ada. Jadi ketika matahari terbenam, sudah cukup malas untuk melakukan hal rutin tersebut.
Besoknya, ternyata, cukup cape pekerjaan yang tidak bekerja itu. Sendirian di dalam bilik yang berkaca. Untungnya tidak hujan. Tetap bisa menjaga rutinitas setiap harinya. Ada kipas dan televisi juga.
Hari semakin terang dan melihat orang-orang sudah cukup sibuk untuk berolahraga. Ternyata, hanya dengan berlari di jalan kecil tersebut juga cukup mengacaukan lalu lintas kendaraan bermotor. Ditambah lagi, kendaraan yang berdinas tersebut suka parkir sembarangan. Satu mobil cuma untuk satu orang saja. Sungguh hal yang tidak masuk akal sebenarnya. MAcet.
Karena pengalaman pertama, semoga saja ini menjadi pengalaman yang cukup berarti. Tidak ada kendala yang cukup berarti. Ada kucing juga yang menemani. Semua berjalan dengan lancar jaya.
Paginya, sudah waktunya untuk pulang. Niat untuk ke kantor, diurungkan karena berbagai faktor. Ada yang positif. Mau tes segala macam. Ada juga pembersihan dengan air keras. dan sebagainya. Karena capek. Sudah, pulang saja. Saya tunggu 10 menit. JIka tidak ada yang datang, tetap pulang. Untungnya ada yang datang tepat dimenit kesembilan.
Oke, langsung pulang. Jalanan begitu renggang. Dan orang melakukan aktifitas di luar rumah dengan sepeda dan berjalan kaki juga cukup ramai. Begitu sepertinya kehidupan di perkotaan. Kota ini sudah cukup tua sebenarnya. Namun tetap asri dan menyimpan banyak sejarah.
Sayangnya, orang-orangnya masih ada budaya pamer. Lucunya juga mereka lebih suka melakukan kredit yang tidak perlu dan besarnya pasak daripada tiang.
Intinya, dari tujuh ke tujuh berjalan lancar jaya. Semoga dak dapet ini jago itu.