Pendinginan

Banyak yang sudah dilakukan selama dua tahun terakhir ini. Namun yang paling sering dipelajari adalah sistem manusianya. Karena lebih banyak proses yang seharusnya selesai dengan mudah tetapi karena manusianya, proses tersebut memakan waktu yang lama. Proses ini dinamakan “administrasi atau aturan”Sering kali kita mendengar istilah, sesuai aturan saja atau berdasarkan administrasi saja. Namun sebenarnya administrasi yang sesuai dengan aturan hitam di atas putih adalah mudah dan cepat. Banyak hukum yang sebenarnya memperbolehkan hukuman berupa denda, namun entah kenapa orang yang berkata sebagai eksekutif menyebutnya gratis tanpa biaya.

Tidak ada sebenarnya tanpa biaya di dunia ini. Hanya rahmat Tuhan yang Maha Esa saja yang tanpa biaya berupa materi namun tetap berbiaya. Nama biayanya adalah keyakinan. Bagi yakin yakin dan bersungguh-sungguh maka beruntunglah Ia. Lucu sekali mereka sebagai makhluk yang diciptakan dari tanah menyebut semua proses tersebut tanpa biaya atau bahkan gratis dan bebas.

Mulai dari perjalanan dari rumah ke tempat bernama administrasi memerlukan biaya berupa tenaga waktu dan biaya materi lainnya. Untuk masalah hitam diatas putih juga mengeluarkan beberapa biaya. Namun tetap saja mereka bilang semuanya gratis.

Yang terjadi akhirnya, tidak adanya transparansi dana yang masuk dan keluar. Seharusnya dana tersebut diperuntukkan untuk administrasi hitam diatas putih, malah digunakan untuk keperluan pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan tugas eksekutor. Yang seharusnya dana itu bisa saja diminta dari orang yang memiliki keperluan karena suatu hal, menjadi dana yang dianggap tidak transparansi dan terbilang pungutan liar. Kenapa harus begini?

Kalau memang telah ada hukum yang mengatur tentang pembiayaan pelayan publik, seharusnya dikeluarkan saja surat resmi yang mengatur tentang biaya tersebut. Tentu saja biayanya yang sesuai dengan taraf hidup masyarakat secara umum dan harus tepat sasaran. Semakin bagus pelayanannya, maka semakin besar pula biaya yang dikeluarkan. Kenapa tidak seperti itu saja?

Alasan yang paling tepat adalah :

Karena mereka ingin dikatakan orang baik oleh orang lain. Dengan membuat seolah-olah semua layanan publik adalah gratis, maka Ia kemungkinan bisa dipilih lagi untuk periode selanjutnya. Dan begitu seterusnya.

Kemungkinan lainnya adalah mereka hanya menggunakan trik lama yang diwariskan secara turun temurun. Dengan alasan, boleh ada biaya di luar administrasi untuk pelancar. Namun biaya secara resmi tidak boleh, karena bisa digugat hitam diatas putih. Sehingga terjadilah yang namanya white collar crime.

Atau kemungkinan lainnya adalah mereka yang tidak mengerti administrasi itu sendiri. Mereka hanya peduli tentang kehidupannya dan orang yang Ia kenal. Sehingga KKN sering dilakukan tanpa menimbang keahlian

Yaa….. untuk saat ini memang seperti itu yang selalu menjadi rahasia publik dan terus saja dilakukan. Orang-orang baik tapi cinta terhadap materi akan tetap melakukannya. Sedangkan orang-orang baik yang terlanjur terdiam juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Pendingan saja untuk saat ini. begitu selalu dipikirkan setiap harinya. Sampai ajal tiba. Sedikit sekali orang yang mau melawan atas ketidak adilan dan ketidak tetapan ini. Aturan sudah banyak yang jelas, namun saja para eksekutif itu merasa mereka dewa dan harus disanjung dan terlihat mewah setiap harinya. Biaya yang mereka pungut dari aturan yang tidak jelas membuat mereka memiliki kolega yang beigtu luas dan terencana. Susah untuk menembusnya, Jikapun bisa, mereka pasti mengancam keselamatan warga lainnya.

Itulah mungkin yang terjadi dimasa ini dan orang baik hanya bisa tetap mempertahankan imannya dan bersabar. Hanya itu yang bisa mereka lakukan.

Diterbitkan oleh umaruddin93

Menulis menjadi disiplin baru

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai